Jumat, 11 September 2026

Karhutla Kalteng Meningkat, Polri Siapkan 220 Sumur Bor dan 104 Embung


Palangka Raya- Tekanan kebakaran di Kalimantan Tengah tergolong tinggi. Data terbaru menunjukkan 107.309 hotspot dan 2.819 firespot. Lahan terbakar mencapai 9.228,04 hektare.


Konsentrasi kebakaran tertinggi berada di Kotawaringin Timur. Kondisi udara juga menjadi perhatian serius. AQI Palangka Raya mencapai 3.242 atau kategori Sangat Berbahaya.


Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau Posko Induk Karhutla Polda Kalteng. Peninjauan berlangsung di Palangka Raya pada Jumat (11/9/2026). Ia memeriksa kesiapan personel dan sarana pendukung.


Kekuatan lapangan diperkuat 12 kendaraan double cabin. Kendaraan ini dilengkapi tangki dan peralatan karhutla. Ada pula kendaraan AWC, Damkar, tactical karhutla, dan satu kendaraan Komodo.


Sebanyak 14 sepeda motor modifikasi dan satu ATV turut disiagakan. Kendaraan ini mendukung mobilitas personel di medan sulit. Pemantauan diperkuat drone thermal untuk mendeteksi sumber panas.


Untuk pemadaman, disiapkan 3 unit pompa Alkon 3 inci. Ada juga 75 unit Alkon 2 inci dan 30 unit Alkon portable 1,5 inci. Berbagai jenis selang dan konektor juga disiapkan.


Karhutla di lahan gambut membutuhkan strategi pengelolaan air. Kondisi muka air ideal sekitar 40 sentimeter. Saat ini terdapat 220 sumur bor dan 104 embung air.


Polri bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, dan masyarakat terus memperkuat upaya. Setiap titik api diharapkan dapat dideteksi lebih cepat. "Usaha maksimal wajib dilaksanakan," tegas Wakapolri. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar