Selasa, 01 September 2026

Bukan Sekadar Patroli, Bhabinkamtibmas Patihan Dengarkan Langsung Keluhan Petani di Sawah


Loceret- Menggunakan sepeda sebagai kendaraan patroli, Aiptu Fajar Hidayatulloh membuktikan bahwa pendekatan kepolisian tidak harus selalu megah dan serba formal, tetapi bisa dilakukan dengan cara sederhana yang justru lebih membumi. Setiap pagi atau sore, ia menyusuri area persawahan Desa Patihan, berhenti di setiap kelompok tani yang ditemui untuk berbincang dan mendengarkan aspirasi mereka. Cara ini dinilai sangat efektif karena petani merasa lebih bebas berbicara di lingkungan kerja mereka dibandingkan di kantor atau balai desa yang terkesan kaku.


Dalam dialog yang berlangsung di pinggir sawah, Aiptu Fajar mendengarkan berbagai keluhan yang selama ini jarang tersampaikan ke pihak berwenang. Mulai dari masalah distribusi pupuk yang tidak merata, harga jual gabah yang sering tidak menentu, hingga kekhawatiran akan serangan hama yang mengancam hasil panen. Dengan sikap rendah hati, ia berusaha memberikan penjelasan dan arahan, serta berjanji akan meneruskan setiap keluhan yang masuk ke instansi terkait agar ada solusi nyata bagi para petani.


Petani yang ditemui mengaku sangat mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas yang tidak hanya datang untuk mengawasi, tetapi benar-benar peduli dengan permasalahan yang mereka hadapi. Mereka merasa bahwa polisi hadir sebagai mitra yang membantu, bukan sekadar pengawas yang menakut-nakuti. Aiptu Fajar juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara persuasif, mengingatkan pentingnya saling menjaga dan melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.


Kehadiran rutin di tengah sawah menjadi bukti nyata bahwa Bhabinkamtibmas dapat menjadi ujung tombak pendekatan Polri yang humanis dan dekat dengan rakyat. Aiptu Fajar berharap patroli sepeda ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi rekan-rekannya di tempat lain untuk turun langsung ke lapangan tanpa mengenal lelah. Dengan cara yang sederhana namun penuh makna, ia ingin memperkuat ketahanan pangan dari level paling bawah, yaitu dengan menjaga semangat dan keamanan para petani yang menjadi tulang punggung pangan nasional. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar