Nganjuk- Ketahanan pangan tidak hanya dibangun dari lahan pertanian, tetapi juga dari peternakan yang dikelola dengan baik. Bhabinkamtibmas Desa Mungkung, Aipda Dwi Andik S., melaksanakan kunjungan ke peternakan ayam petelur milik warga, Rabu (19/8/2026), untuk melihat langsung bagaimana usaha ini berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan protein masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga. Kandang yang bersih dan tertata rapi menjadi fondasi utama produksi telur berkualitas, dengan harga jual sekitar Rp22 ribu per kilogram.
Aipda Dwi Andik mengamati bahwa meskipun luas kandang tidak terlalu besar, penataan yang tepat membuat kapasitas kandang dapat dimanfaatkan secara maksimal. Peternak mengelola kebersihan dengan disiplin, sehingga bau dari kotoran ayam tidak mengganggu warga di sekitar dan ayam tetap nyaman. "Kandangnya tidak harus luas, yang penting penataannya benar dan kebersihannya selalu dijaga. Dengan begitu ayam tetap nyaman, peternak mudah melakukan perawatan, dan lingkungan sekitar juga tidak terganggu," ujarnya, memberikan semangat kepada peternak untuk terus menjaga kualitas.
Peternak mengaku hingga saat ini belum mengalami kendala berarti, terutama terkait keamanan di lingkungan tempat usahanya. "Alhamdulillah selama ini aman dan belum ada kendala. Pak Bhabin juga rutin patroli di desa, jadi kami merasa lebih tenang dalam menjalankan usaha," ungkapnya. Kehadiran Bhabinkamtibmas yang rutin melakukan patroli dan sambang memberikan rasa aman yang membuat peternak fokus mengembangkan usahanya.
Kegiatan sambang ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman kepada warga yang sedang mengembangkan usaha peternakan. Dengan kandang yang bersih, pengelolaan yang baik, serta situasi keamanan yang kondusif, diharapkan usaha ayam petelur warga dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga serta mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.(Avs)
0 comments:
Posting Komentar