Nganjuk- Sabtu pagi (8/8) yang cerah dimanfaatkan Aipda Aries untuk menyapa warga Desa Blongko sembari memantau langsung hasil jerih payah mereka dalam program Pekarangan Pangan Bergizi yang digagas Kapolres Nganjuk. Dengan penuh semangat, ia mendatangi setiap rumah yang memiliki tanaman cabai di pekarangannya, memberikan pujian dan kritik membangun yang disampaikan dengan cara yang sangat bersahabat. Ia menemukan bahwa meskipun lahan yang dimiliki warga rata-rata hanya beberapa meter persegi, namun dedikasi dan perhatian mereka terhadap tanaman jauh melampaui ukuran tanah yang tersedia. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat ketahanan pangan bisa tumbuh subur di mana saja, asalkan ada kemauan dan dukungan yang tepat.
Dalam setiap percakapannya, Aipda Aries selalu menekankan bahwa memulai bercocok tanam tidak membutuhkan modal besar atau keahlian khusus, cukup dengan niat dan konsistensi merawat tanaman setiap hari. Ia memberi contoh bagaimana bibit cabai yang harganya hanya beberapa ribu rupiah bisa menghasilkan puluhan cabai dalam satu musim, sebuah investasi kecil dengan keuntungan berlipat ganda. Ia juga berbagi pengalaman tentang warga di desa lain yang sukses menambah penghasilan dari menjual cabai hasil pekarangan mereka ke warung-warung sekitar. Cerita-cerita ini memantik optimisme warga bahwa mereka juga bisa mencapai hal yang sama.
Tak lupa, Aipda Aries mengingatkan pentingnya pemilihan media tanam yang baik dan penyiraman yang teratur, karena dua faktor ini sering menjadi penyebab kegagalan panen bagi pemula. Ia menunjukkan cara membuat campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam dengan perbandingan yang tepat agar tanaman cabai tumbuh subur dan berbuah lebat. Warga dengan antusias mencatat semua tips yang diberikan, bahkan ada yang mengajak Aipda Aries melihat kebun percobaan yang baru mereka mulai minggu lalu. Suasana menjadi semakin akrab ketika Aipda Aries ikut membantu membersihkan gulma di salah satu pekarangan warga.
Menutup kunjungannya, Aipda Aries mengucapkan selamat kepada warga yang sudah berhasil memanen cabai dan berharap agar hasil panen berikutnya bisa lebih melimpah. Ia mengajak warga untuk terus belajar dan berinovasi, tidak hanya puas dengan apa yang sudah dicapai, tetapi selalu mencari cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman. Ia berjanji akan menghadirkan penyuluh pertanian di desa tersebut untuk memberikan pelatihan lebih mendalam tentang pengendalian hama dan pasca panen. Dengan semangat kebersamaan yang terjalin erat, ia yakin Desa Blongko akan menjadi desa mandiri pangan yang menginspirasi banyak pihak. (Avs)

0 comments:
Posting Komentar