Sabtu, 08 Agustus 2026

Bhabinkamtibmas Kertosono Pastikan Harga Ayam Stabil, Peternak Diingatkan Jaga Keamanan Kandang


Kertosono- Minggu (9/8) menjadi momen yang cukup berarti bagi peternak ayam di Desa Kudu ketika Bripka Dian S. dari Polsek Kertosono melaksanakan sambang dan mendapati mereka sedang dalam proses panen yang ditandai dengan kedatangan tengkulak untuk mengambil ayam yang sudah siap dijual. Dalam kesempatan tersebut, Bripka Dian mendengar langsung dari para peternak bahwa harga jual ayam saat ini relatif stabil, sebuah kabar yang sangat disambut gembira karena memberikan kepastian bagi mereka dalam menjalankan usaha peternakan yang penuh risiko. Namun, kebahagiaan tersebut sedikit ternoda oleh keluhan tentang harga pakan yang terus tinggi dan menjadi momok yang selalu menghantui setiap kali peternak menghitung biaya produksi. Dengan kesabaran dan perhatian yang tulus, Bripka Dian mendengarkan semua masukan dan berusaha memberikan solusi yang dapat meringankan beban para peternak.


Bripka Dian menyampaikan bahwa stabilitas harga jual ayam adalah berkah yang harus disyukuri, tetapi peternak tidak boleh berpuas diri dan harus terus berupaya mengelola usaha dengan lebih efisien. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas ayam, mengatur pemberian pakan seefisien mungkin, dan terus memantau perkembangan harga agar usaha tetap berjalan dengan hasil yang maksimal. Dengan gaya komunikasi yang bersahabat, ia berbagi tips praktis tentang cara-cara sederhana untuk menekan biaya produksi, seperti memanfaatkan bahan pakan lokal yang lebih murah dan mengatur jadwal panen yang tepat. Peternak yang mendengarkan saran ini mulai saling berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang strategi yang sudah mereka coba selama ini.


Di sisi keamanan, Bripka Dian menegaskan bahwa ia hadir tidak hanya untuk mendengar keluhan ekonomi, tetapi juga untuk memastikan situasi keamanan di sekitar peternakan tetap kondusif sesuai instruksi Kapolres Nganjuk. Ia mengangkat isu pencurian ayam yang ramai di media sosial, meskipun tidak terjadi di Kabupaten Nganjuk, dan mengingatkan agar informasi tersebut tidak membuat peternak resah tetapi justru menjadi pemicu kewaspadaan. Ia mengimbau peternak untuk memperhatikan keamanan kandang, terutama pada malam hari, dan segera melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi. Dengan pendekatan yang tenang dan rasional, ia berhasil menyeimbangkan antara kewaspadaan dan ketenangan dalam menghadapi isu yang beredar.


Di akhir kegiatan sambangnya, Bripka Dian mengajak peternak untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian jika membutuhkan bantuan atau melaporkan hal-hal yang mencurigakan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah bentuk nyata dari komitmen untuk melindungi dan melayani, termasuk dalam menjaga keamanan usaha peternakan yang menjadi tulang punggung perekonomian desa. Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, ia berharap usaha peternakan warga Desa Kudu dapat terus berkembang, harga jual tetap stabil, kendala biaya pakan dapat dikelola dengan baik, serta keamanan peternak dan ternak selalu terjaga demi mendukung perekonomian dan ketahanan pangan masyarakat. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar