Senin, 07 September 2026

Lesehan, Lontong, dan Laporan Warga: Gaya Baru Bhabinkamtibmas Jaga Stabilitas Pangan


Baron- Tak ada podium atau microphone dalam pertemuan kali ini. Aipda Yuli Widodo memilih duduk bersila di atas tikar plastik bersama kelompok petani Desa Kemlokolegi. Makan siang sederhana itu berubah menjadi forum diskusi yang lebih hangat daripada rapat resmi di balai desa.


Salah satu petani dengan cekatan menawarkan makanan kepada polisi yang akrab disapa Pak Bhabin. Suasana spontan ini membuka ruang bagi pertanyaan-pertanyaan praktis tentang keamanan panen dan alat pertanian. Setiap jawaban disampaikan dengan nada bersahabat, bukan instruksi satu arah yang kaku.


Petani mengungkapkan bahwa faktor keamanan sering memengaruhi semangat mereka dalam mengelola sawah. Kekhawatiran kehilangan hasil panen karena pencurian malam hari menjadi momok tersendiri. Aipda Yuli mendengarkan sambil memberi solusi pengaktifan kembali pos ronda malam di area pertanian.


Kehadiran di tengah kesibukan petani menunjukkan keseriusan kepolisian mendukung sektor pangan. Petani adalah garda depan kebutuhan pokok masyarakat, sehingga perlindungan terhadap mereka adalah prioritas. Patroli rutin ke area persawahan sekarang menjadi salah satu indikator kinerja Polsek Baron.


Aipda Yuli meyakinkan bahwa setiap keluhan akan masuk dalam catatan khusus untuk segera diproses. Tidak ada masalah yang dianggap sepele jika berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan warga. Kepercayaan yang terbangun hari ini akan menjadi modal sosial penting di masa mendatang.


Perbincangan ditutup dengan ajakan agar petani tetap menjaga komunikasi intensif dengan kepolisian. Hubungan yang erat ini akan mempercepat deteksi dini terhadap potensi gangguan di desa. Dengan begitu, keamanan tetap terjaga dan ketahanan pangan nasional semakin kuat di akar rumput. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar