Jumat, 25 September 2026

IAWP 2026, Polwan Ditantang Adaptif di Wilayah Beragam


Badung- IAWP Conference 2026 menjadi momentum bagi Polwan Indonesia untuk berbagi pengalaman. Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Sulastiana tampil berbicara di forum tersebut. Konferensi berlangsung di Badung, Bali. Ia menyoroti tugas di wilayah dengan karakter geografis, sosial, dan budaya yang beragam.


Menurut Brigjen Pol Sulastiana, karakteristik Papua Barat memberi pengalaman berharga bagi Polwan. Wilayah itu menuntut peningkatan kemampuan secara terus-menerus. Kedekatan dengan masyarakat juga harus dibangun. Pelayanan kepolisian pun perlu disesuaikan dengan kondisi setempat.


Ia menjelaskan bahwa keberagaman sosial dan budaya Papua Barat menjadi ruang pembelajaran. Polwan dapat mengembangkan kompetensi sekaligus mengambil peran strategis. Kompetensi menjadi prioritas yang penting. Hal itu berkaitan erat dengan skill dan knowledge.


Brigjen Pol Sulastiana juga menyoroti makna kepemimpinan yang sesungguhnya. Menurutnya, pemimpin tidak hanya berada di depan. Ia harus mampu menginspirasi orang lain untuk terus belajar. Bermimpi, belajar lebih, dan berbuat lebih menjadi bagian dari proses itu.


Pengalaman di Papua Barat menunjukkan bahwa pengabdian dan pengembangan kepemimpinan berjalan beriringan. Polwan dituntut adaptif terhadap kondisi wilayah. Kompetensi dan inspirasi menjadi kunci. Keduanya menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas kepolisian. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar