Jakarta- Kepercayaan masyarakat kepada Polri tidak hanya dibangun dari penegakan hukum yang adil, tetapi juga dari respons cepat terhadap setiap keluhan dan informasi yang mereka sampaikan. Kombes Pol. Hari Brata memahami bahwa di era keterbukaan informasi, masyarakat semakin aktif menggunakan kanal digital untuk melaporkan berbagai hal, mulai dari gangguan keamanan hingga potensi bencana. Melalui proyek perubahan "Membangun Manajemen Pengaduan Kontinjensi Responsif Terintegrasi sebagai Resiliensi Keamanan Nasional," ia merancang sistem yang menjadikan setiap pengaduan sebagai mata dan telinga Polri, yang tidak hanya dicatat tetapi juga dianalisis dan ditindaklanjuti dengan kecepatan yang mengesankan.
Proyek ini mengarahkan pengelolaan pengaduan masyarakat menjadi sumber informasi strategis untuk mendukung deteksi dini, intelijen taktis, dan pengambilan keputusan operasional. Dengan Dashboard Monitoring Pengaduan Kontinjensi Realtime, setiap laporan yang masuk melalui Call Center 110, Dumas Presisi, atau kanal lainnya dapat segera diverifikasi dan didistribusikan ke fungsi yang tepat. Kombes Hari Brata menegaskan bahwa transformasi ini diperlukan karena pengaduan masyarakat tidak bisa lagi dikelola dengan pola yang lambat dan birokratis; mereka harus menjadi bagian dari sistem early warning yang mampu mencegah eskalasi ancaman sebelum menjadi lebih besar.
Selain aspek teknis, proyek ini juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan pengaduan. Dengan sistem yang terintegrasi, masyarakat dapat merasakan bahwa setiap laporan mereka ditindaklanjuti dengan serius dan tidak hilang di tengah jalan. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, karena masyarakat melihat bahwa suara mereka didengar dan direspons. Kombes Hari Brata menyebutkan bahwa Polri telah memiliki modal pendukung seperti command center, infrastruktur TI, dan SDM yang mumpuni, tetapi yang terpenting adalah membangun budaya kerja yang responsif dan berorientasi pada pelayanan.
Melalui proyek perubahan ini, Polri tidak hanya memperbaiki sistem internal, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat. Kombes Hari Brata menutup dengan pesan bahwa transformasi manajemen pengaduan adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan keamanan yang partisipatif, di mana masyarakat dan Polri bergerak bersama dalam menjaga ketertiban. Ketika pengaduan dikelola dengan cepat, responsif, dan profesional, Polri tidak hanya menjadi penegak hukum, tetapi juga mitra terpercaya masyarakat dalam menghadapi setiap tantangan keamanan.(Avs)

0 comments:
Posting Komentar