Jumat, 14 Agustus 2026

Dari Polisi untuk Pelajar: Polres Nganjuk Latih 60 Siswa Memahami AI


Nganjuk- Gedung SMA Negeri 1 Nganjuk berubah menjadi ruang belajar teknologi canggih pada Sabtu (15/08/2026) ketika Polres Nganjuk menggelar Sosialisasi Training of Trainer (ToT) Pemahaman Artificial Intelligence. Sebanyak 60 siswa dengan penuh semangat mengikuti kegiatan yang dipandu oleh Kasi Humas AKP Fajar Kurniadi dan tim trainer, yang merancang sesi pembelajaran secara interaktif dan terstruktur. Mulai dari registrasi, pre-test, pemaparan materi modul, hingga post-test, semua dilakukan untuk memastikan peserta benar-benar memahami konsep AI dan cara mengaplikasikannya secara bijak. Ini adalah salah satu bentuk nyata kepedulian Polres Nganjuk terhadap masa depan generasi muda di tengah gempuran disrupsi digital.


Sesi pembelajaran dikemas dengan metode yang variatif agar siswa tidak merasa bosan, termasuk permainan cerita yang menjadi jeda segar sebelum melanjutkan ke materi inti. Modul yang disampaikan mencakup pengenalan AI, etika penggunaannya, hingga dampak sosial ekonomi dari teknologi ini, semuanya disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pelajar. AKP Fajar Kurniadi menyatakan bahwa tujuan akhir dari kegiatan ini adalah membentuk generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menyaring informasi dan menggunakan AI secara bertanggung jawab. Polres Nganjuk ingin memastikan bahwa siswa tidak menjadi korban dari penyalahgunaan teknologi, melainkan menjadi pelaku utama dalam memanfaatkannya untuk kebaikan.


Kendala teknis memang sempat muncul, seperti gangguan akun peserta saat post-test dan keterbatasan waktu yang memaksa sebagian siswa tidak dapat menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran. Beberapa siswa juga hanya dapat mengikuti hingga tahap pembuatan akun karena mendapatkan dispensasi dari sekolah, sementara yang lain terkendala ponsel yang mati di tengah sesi. Namun, hal ini tidak mengurangi semangat siswa dan panitia yang terus berupaya memberikan yang terbaik. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan program serupa di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal tanpa mengurangi kualitas materi yang disampaikan.


Polres Nganjuk mengajak seluruh pihak, termasuk orang tua dan guru, untuk terus mendukung upaya peningkatan literasi digital di kalangan pelajar. Para siswa yang telah mengikuti ToT diharapkan menjadi pionir dalam menyebarkan pemahaman tentang AI di komunitas mereka, menciptakan efek berganda yang bermanfaat bagi banyak orang. AKP Fajar menutup dengan pesan optimisme bahwa generasi muda Nganjuk siap menghadapi masa depan dengan bekal teknologi yang mumpuni dan karakter yang kuat. Dengan kolaborasi yang erat antara kepolisian dan dunia pendidikan, Indonesia dapat melahirkan talenta digital yang mampu bersaing di kancah internasional. (Avs)

0 comments:

Posting Komentar