Banaran Wetan- Siapa sangka bahwa di balik hamparan rumput liar yang tampak biasa di Desa Banaran Wetan, Kecamatan Bagor, terdapat rezeki tak terduga yang mengubah rencana petani. Pada Minggu (16/8/2026), Bhabinkamtibmas Aipda Anto yang tengah melaksanakan patroli sambang dibuat takjub oleh temuan mengejutkan: sisa tanaman bawang merah yang kembali tumbuh subur dan layak panen di lahan yang sebelumnya sudah dipanen. Rumput liar yang hendak dibersihkan untuk persiapan tanam jagung ternyata menyembunyikan umbi bawang merah yang cukup banyak, sebuah kejutan manis yang membuat petani bersyukur. Aipda Anto pun turut membantu memanen bawang merah tersebut, mengubah aktivitas pembersihan lahan menjadi momen panen yang penuh kebahagiaan.
Petani menjelaskan bahwa lahan tersebut memang telah dipanen bawang merah beberapa waktu lalu, dan mereka berencana menanam jagung karena musim kemarau. Namun, ketika mereka mulai membersihkan lahan dari rumput liar, mereka menemukan bahwa banyak umbi bawang yang masih tertinggal dan tumbuh dengan baik. "Ini ternyata bukan rumput biasa, tetapi sisa tanaman bawang merah yang masih bisa dipanen setelah sebelumnya sudah dilakukan panen. Ini menjadi rezeki tambahan bagi petani sekaligus menunjukkan bahwa tanah di sini cukup subur," ujar Aipda Anto dengan senyum sumringah. Fenomena ini menjadi pengingat bahwa alam memiliki cara sendiri untuk memberi penghargaan kepada mereka yang tekun mengolah tanah.
Aipda Anto tidak hanya menjadi pengamat, tetapi langsung tergerak untuk turun ke lahan dan memanen bersama petani. Kebersamaan ini menjadi momen yang mengharukan sekaligus menginspirasi, menunjukkan bahwa hubungan antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat tidak berhenti pada urusan keamanan, tetapi merambah ke kehidupan sehari-hari. Petani yang bersangkutan merasa sangat senang dan menganggap panen kedua ini sebagai berkah yang tidak mereka duga. Sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan, petani memberikan sebagian hasil panen kepada Aipda Anto sebagai oleh-oleh, sebuah gestur sederhana yang mempererat ikatan sosial di antara mereka.
Aipda Anto menyampaikan pesan inspiratif agar para petani terus memanfaatkan lahan secara maksimal dan tidak mudah menyerah pada kondisi cuaca. "Selama lahan masih produktif, jangan dibiarkan begitu saja, manfaatkan dengan tanaman yang sesuai kondisi tanah dan cuaca, sehingga dapat membantu mendukung program ketahanan pangan pemerintah," pesannya. Kegiatan patroli sambang ini menjadi bukti bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas memiliki nilai lebih dari sekadar penjagaan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan warga. Aipda Anto berharap semangat gotong royong dan pemanfaatan lahan yang optimal dapat terus berkembang di Desa Banaran Wetan, menjadi contoh nyata bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari inisiatif dan kebersamaan di tingkat desa. (Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar