Jakarta- Operasi kemanusiaan di NTT tidak berjalan sendiri. Pasukan Korps Brimob yang tiba di tanah terdampak langsung berkoordinasi dengan Polda NTT, jajaran Polres Manggarai dan Manggarai Timur, serta berbagai stakeholder terkait untuk memastikan tidak ada tumpang tindih dalam penanganan bencana. Kombes Pol. Hasripuddin selaku Pamendal Korbrimob memimpin pasukannya dengan pendekatan kolaboratif, karena ia sadar bahwa dalam situasi darurat, sinergi adalah kunci untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa. Kehadiran Brimob tidak menggantikan peran instansi lain, tetapi memperkuat dan melengkapi apa yang telah berjalan.
Koordinasi dimulai sejak pasukan tiba di NTT, dengan apel bersama dan pembagian tugas yang jelas. Personel kemudian digeser ke tiga titik, di mana mereka berintegrasi dengan tim SAR yang sudah berada di lokasi. Di setiap titik, mereka bekerja bahu-membahu dengan petugas kesehatan, relawan, dan pemerintah daerah untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, dan pendistribusian bantuan. Kombes Pol. Hasripuddin bahkan turut mendampingi Forkopimda Provinsi NTT dalam penyaluran bantuan sosial di Desa Gorontalo, sebuah langkah yang menunjukkan bahwa kepolisian hadir sebagai mitra sejajar dalam kepemimpinan krisis.
Sinergi ini juga terlihat dalam rantai logistik. Brimob bertugas mengawal distribusi sembako dan obat-obatan dari posko hingga ke warga, sementara tim kesehatan dan DVI menangani aspek medis dan identifikasi korban. Perangkat komunikasi seperti Starlink memastikan bahwa koordinasi antar instansi berjalan lancar, bahkan di daerah dengan jaringan yang terputus. Setiap elemen bergerak dalam satu irama, dengan tujuan yang sama: memulihkan NTT dari duka.
Karo Penmas Divhumas Polri menegaskan bahwa Polri akan terus menyesuaikan perkuatan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. Dari Brimob, K9, hingga dukungan transportasi udara, semua adalah bagian dari rencana besar yang terus dievaluasi dan disempurnakan. "Setiap perkembangan di lapangan menjadi dasar bagi Polri untuk menentukan perkuatan berikutnya," ujarnya. Dengan sinergi total, Polri bersama Forkopimda dan masyarakat NTT berjalan bergandengan tangan, memastikan bahwa tidak ada korban yang ditinggalkan dan tidak ada bantuan yang terhambat.(Avs)
.jpeg)
0 comments:
Posting Komentar