Slide # 1

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 2

INFINIX

FTo put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 3

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 4

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Slide # 5

INFINIX

To put the future in the hands of the people who want it and need it most Read More

Sabtu, 26 September 2026

Bhabinkamtibmas Rowoharjo Perkuat Ketahanan Pangan melalui Kunjungan kepada Petani dan Peternak


Bhabinkamtibmas Desa Rowoharjo, Kecamatan Prambon, Aiptu Zainal, melaksanakan kunjungan rutin kepada sejumlah petani dan peternak di wilayah binaannya, Minggu (27/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. (Minggu, 27 September 2026)


Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Zainal menyambangi petani pisang, cabai, dan terung, sekaligus melihat secara langsung aktivitas peternakan kambing. Selain bersilaturahmi, kunjungan ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan berbagai keluhan dan kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengembangkan usaha pertanian dan peternakan.


Salah seorang petani menyampaikan bahwa kunjungan Bhabinkamtibmas memberikan motivasi bagi para petani untuk terus mengembangkan hasil pertanian. “Kami berharap pendampingan dan komunikasi seperti ini terus dilakukan, sehingga berbagai kendala yang kami hadapi dapat disampaikan dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya.


Menanggapi hal tersebut, Aiptu Zainal menyampaikan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan serta mendorong warga agar tetap semangat dalam mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. “Manfaatkan lahan dan potensi yang ada secara maksimal, serta jangan ragu menyampaikan keluhan maupun kendala agar dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait,” pesan Aiptu Zainal.


Kegiatan kunjungan tersebut diharapkan dapat mempererat komunikasi antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Desa Rowoharjo. Melalui sinergi dan kepedulian bersama, petani dan peternak diharapkan semakin produktif serta mampu memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan nasional. (Avs)


Transformasi Digital Korlantas, Tilang dan STNK Kini dalam Satu Aplikasi


Jakarta- Transformasi digital Korlantas Polri semakin nyata. Dua layanan baru diluncurkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Layanan itu adalah Sistem Pembayaran Denda Tilang dan STNK Digital. Peluncuran berlangsung dalam Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026. Acara digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).


Peluncuran ini menjadi bagian penguatan transformasi digital pelayanan Korlantas Polri. Tujuannya memberikan kemudahan, kepastian, dan akses layanan lebih praktis. Masyarakat dapat menikmati layanan tanpa harus datang ke kantor. Langkah ini sejalan dengan tema Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.


Sistem Pembayaran Denda Tilang terintegrasi dalam aplikasi Digital Korlantas. Layanan ini memudahkan pelanggar mengonfirmasi data dan membayar titipan denda secara digital. Proses pelimpahan dana ke Rekening Penampungan Lainnya Kejaksaan juga didukung. Mekanisme dimulai dari pelanggaran yang terekam Electronic Traffic Law Enforcement.


Setelah diverifikasi petugas Korlantas, pelanggar menerima notifikasi. Mereka dapat mengecek dan mengonfirmasi data melalui aplikasi. Pembayaran titipan denda dilakukan melalui LantasPay. Dana sebesar denda maksimal diteruskan ke Rekening Penampungan Lainnya Kejaksaan untuk proses persidangan.


Selain layanan pembayaran tilang, Korlantas Polri menghadirkan STNK Digital. Layanan ini menjadi pelengkap dokumen fisik kendaraan. Pemilik kendaraan dapat mengakses bukti legitimasi melalui telepon seluler. Data STNK Digital terhubung dan divalidasi dengan pangkalan data kendaraan bermotor Korlantas Polri. (Avs)

Sistem Ranjau Jadi Modus Peredaran Sabu di Surabaya

S


urabaya- Sistem ranjau tanpa tatap muka menjadi modus peredaran sabu di Surabaya. Modus ini terungkap setelah polisi menangkap seorang kurir berinisial GS (35). Ia diringkus Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah di kawasan Bratang Wetan, Wonokromo.


Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan menyatakan penggerebekan berjalan mulus. Tim melakukan pengintaian matang di lapangan. Petugas menemukan tiga klip plastik berisi kristal putih. Total berat kotornya mencapai 100,72 gram atau lebih dari satu ons.


Polisi juga mengamankan sebuah kantong plastik hitam dan ponsel milik tersangka. Penyidikan mendalam mengungkap bahwa GS hanyalah perpanjangan tangan seorang bandar besar. Bandar berinisial Y alias Kemprek itu kini berstatus buron. GS bertindak sebagai penjaga gudang dengan sistem ranjau tanpa tatap muka.


Meski baru sebulan melakoni pekerjaan ini, ritme kerja GS terbilang tinggi. Ia mengaku sudah tiga kali menerima pasokan dari Kemprek. Mulai dari 25 gram, 50 gram, hingga kiriman terakhir seberat 1 ons. Dalam sehari, GS sanggup menyebar sabu ke 1 hingga 15 lokasi ranjau.


Di hadapan petugas, GS mengaku nekat karena diiming-imingi upah Rp35.000 per gram. Ia juga mendapat fasilitas mengonsumsi sabu secara cuma-cuma. Kini GS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi masih memburu keberadaan Y alias Kemprek. (Avs)

Tidak Ada Impunitas, Polri Tegas Tangani Kasus Kombes F


Jakarta- Polri menegaskan tidak ada ruang impunitas bagi anggotanya yang terbukti melanggar. Penegasan ini terkait kasus dugaan penipuan investasi tambang. Laporan itu melibatkan anggota Polri berinisial Kombes F. Polri berkomitmen menjaga integritas institusi.


Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan jadwal pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan ini bagian dari proses penyelidikan. Penyidik tengah mendalami dugaan tindak pidana yang dilaporkan. Pemeriksaan dilakukan untuk memperoleh gambaran utuh perkara.


Trunoyudo menegaskan bahwa Polri berpedoman pada asas equality before the law. Setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Status sosial, jabatan, maupun kepangkatan tidak menjadi pembeda. Prinsip ini menjadi dasar setiap penanganan perkara pidana.


Penyidik masih melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan. Sejumlah saksi telah diperiksa dan dokumen didalami. Penyidik juga telah melakukan pengecekan TKP di wilayah Sulawesi Utara. Seluruh rangkaian dilakukan untuk membuat terang suatu perkara.


Selain proses pidana, Polri memastikan ada mekanisme pengawasan internal. Kombes F saat ini ditempatkan di tempat khusus oleh Divpropam Polri. Polri berkomitmen bertindak tegas dan profesional. Tidak ada impunitas bagi anggota yang terbukti melakukan pelanggaran. (Avs)

Bantuan Polres Kediri, Sumur Bor dan Sembako untuk Yatim Dhuafa


Kediri- Polres Kediri Polda Jatim menyalurkan bantuan bagi Yayasan Syafaat Yatim Dhuafa. Bantuan berupa fasilitas sumur bor dan puluhan paket sembako. Lokasi yayasan berada di Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Penyerahan berlangsung pada Jumat (25/9/2026). Bantuan ini untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau.


Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., hadir memimpin penyerahan bantuan. Agenda ini turut dihadiri jajaran Kapolsek Pagu dan perwakilan pemerintah desa. Tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat juga hadir. Kehadiran mereka menambah suasana haru dalam peresmian.


AKBP Wahyudin Latif menjelaskan bahwa orientasi bantuan sosial kepolisian kini tidak hanya menyasar kebutuhan konsumtif jangka pendek. Fasilitas publik yang memiliki kemanfaatan jangka panjang juga menjadi sasaran. Bantuan harus berbasis kebutuhan riil di lapangan. Ada kalanya warga membutuhkan logistik harian, ada juga yang membutuhkan fasilitas penunjang bersama.


Ia menambahkan bahwa keberadaan sumur bor ini diproyeksikan menjadi sumber air alternatif yang krusial. Pasokan air permukaan menyusut selama kemarau. Di wilayah Kabupaten Kediri, infrastruktur air bawah tanah juga vital untuk menyokong sektor pertanian warga. Saat kemarau puncak, sumur bor akan menjaga stabilitas pasokan air bersih.


Selain meresmikan sumur bor untuk pemenuhan sanitasi jangka panjang, Polres Kediri juga menyalurkan puluhan paket sembako. Bantuan itu untuk memenuhi pangan harian anak yatim dan dhuafa di yayasan tersebut. Kepedulian Polri terhadap masyarakat terus ditunjukkan. Program bantuan berbasis kebutuhan riil pun menjadi prioritas. (Avs)

Jumat, 25 September 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Jatikalen Pantau Lahan Padi


Nganjuk- Dukungan terhadap ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan Polsek Jatikalen. Bhabinkamtibmas Desa Jatikalen, Aipda Atin, melaksanakan pemantauan hama padi. Kegiatan berlangsung pada Jumat pagi (25/9/2026). Ia bersama petani Usaha Bersama Polsek Jatikalen turut serta. Pemantauan ini bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal.


Dalam proses perawatan, petani menggunakan metode penyemprotan secara berkala. Penyemprotan dilakukan untuk membersihkan hawa. Dilanjutkan dengan pemupukan menggunakan Pupuk Poska. Penyemprotan hama juga dilakukan setiap minggu guna menghindari serangan penyakit tanaman.


Aiptu Wahyu menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari upaya kepolisian mendukung ketahanan pangan. Ia ingin memastikan tanaman yang sudah ditanam tumbuh dengan baik. Hasil panennya pun bisa optimal. Pendampingan kepada kelompok tani terus dilakukan dalam menerapkan teknik pertanian yang tepat.


Aiptu Wahyu berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi petani. Produksi padi di wilayah itu diharapkan meningkat. Pendampingan akan terus dilakukan agar petani mendapatkan hasil maksimal. Sinergi kepolisian dan masyarakat pun semakin kuat.


Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Ketahanan pangan di Kabupaten Nganjuk turut diwujudkan. Melalui pendampingan berkelanjutan, hasil panen diharapkan meningkat. Manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat pun dapat dirasakan. (Avs)

Petani Jagung Pandantoyo Semangat Usai Dikunjungi Bhabin


Kertosono- Petani jagung di Desa Pandantoyo menerima kunjungan Bhabinkamtibmas. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (26/9/2026). Bhabinkamtibmas Desa Pandantoyo, Polsek Kertosono, Bripka Heru Setyo, melaksanakan pemantauan lahan. Kegiatan ini menjadi bagian dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Aipda Benny Arvianto berdialog langsung dengan para petani. Ia ingin mengetahui perkembangan tanaman jagung. Mulai dari proses penanaman hingga perawatan. Kendala seperti ketersediaan pupuk dan pengairan juga dibahas.


Kapolsek Kertosono Kompol Joni Suprapto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah. Kehadiran Bhabinkamtibmas bertujuan memberikan motivasi dan pendampingan. Lahan jagung yang produktif diharapkan meningkatkan perekonomian warga. Ketersediaan pangan di wilayah Kertosono pun turut didukung.


Selain memantau, Aipda Benny Arvianto memberikan imbauan kamtibmas kepada petani. Mereka diminta waspada terhadap pencurian hasil pertanian dan peralatan tani. Warga diminta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek bila menemukan hal mencurigakan. Salah satu petani, Sutrisno, mengaku senang dengan perhatian tersebut.


Dengan kegiatan ini, Polsek Kertosono berharap sinergitas Polri dan masyarakat terus terjalin. Ketahanan pangan dapat terus didukung. Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif pun tercipta. Wilayah hukum Polsek Kertosono tetap kondusif. (Avs)